Sempat Buron Pelaku Pembunuhan Agen BRI link di Indramayu Tertangkap

Ciremaitoday.com,Indramayu – Sempat buron beberapa hari pelaku pembunuhan pengusaha agen perbankan ( BRI Link ) di Desa Tenajar Kidul, Kecamatan Kertasmaya, Kabupaten Indramayu, tertangkap oleh tim Resmob Polres Indramayu. 

Tidak hanya satu pelaku pembunuhan yang tertangkap, Polisi juga turut mengamankan 3 Pelaku lainnya yang juga terlibat dalam kasus tersebut.

Pelaku pembunuhan yang berinisial AS (53) setelah melakukan aksi kejinya kemudian melarikan diri ke kabupaten Cirebon. Saat melakukan penangkapan pelaku berusaha melawan pihak kepolisian, sehingga harus dilumpuhkan dengan timah panas dikakinya.

Menurut keterangan pelaku uang hasil perampokan ia gunakan untuk membeli handphone, buat keperluan sehari-hari, hingga dipergunakan untuk hiburan malam atau karaoke.

Kapolres Indramayu AKBP Fahri Siregar mengatakan uang yang berhasil dicuri sebanyak Rp.12.800.000 berikut handphone korban dan DVR CCTV.

” Ya uang yang dibawa Kabur oleh pelaku berjumlah Rp.12.800.00 berikut handphone korban dan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada dirumah korban,”terang Kapolres Indramayu saat mengadakan Konferensi pers di Makopolres, Senin (11/3/2024).

Selanjutnya, handphone korban, dan DVR CCTV yang berada di rumah korban dan juga barang-barang tersebut sempat dibuang di kali di daerah Tuparev Kabupaten Cirebon untuk menghilangkan barang bukti.

Fahri menjelaskan, keempat pelaku diamankan oleh tim Resmob Polres Indramayu yang dibantu oleh tim opsnal gabungan dari Polda Jawa Barat, di kawasan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

ari hasil pemeriksaan, Fahri membenarkan, dari keempat pelaku, hanya AS yang melakukan pembunuhan terhadap pemilik toko agen perbankan BRI Link.

“Berdasarkan keterangan dari tersangka bahwa tersangka AS ini memang betul melakukan pembunuhan kepada saudari M, korban dari pembunuhan pada kasus di Desa Tenajar, kecamatan Kertasemaya,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan, masing-masih pelaku dijerat pasal berbeda, karena berbeda peran saat menjalankan aksinya.

“Pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus pembunuhannya satu orang atas nama inisial AS,”katanya.

Namun, karena ada barang milik korban yang hilang yaitu handphone, handphone ini sempat dijual oleh tersangka kepada saudara W dan juga akhirnya ada keterlibatan dari saudara D dan juga saudara R.

“Oleh karena itu ketiga orang ini saudara W, D, dan R kita tetapkan sebagai tersangka dengan pengenaan pasal 480 junto 55 KUHP, ancaman hukuman empat tahun penjara,” imbuhnya.

Sementara untuk pelaku AS, petugas kepolisian memberikan pasal berlapis dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

“Pasal yang dikenakan kepada si tersangka AS kita kenakan pengenaan pasal 338 dan 339 dan juga 365 dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun penjara,”ujar Kapolres Indramayu Fahri Siregar.(*)

Array
header-ads

Berita Lainnya