Tampak sebuah akses jalan penghubung antar desa di Kecamatan Maleber, Kuningan, Jabar, nyaris terputus akibat tanah longsor. (Foto: Andri(

Bencana Alam di Kuningan, Jalan Nyaris Putus hingga Rumah Warga Tertimbun Longsor

Ciremaitoday.com,Kuningan – Beberapa hari terakhir ini kejadian kebencanaan menerjang sejumlah desa di Kabupaten Kuningan, Jabar. Kejadian itu berupa banjir, tanah longsor hingga pergerakan tanah.

Paling parah, kerusakan rumah akibat tertimbun longsor berada di Desa Giriwaringin, Kecamatan Maleber, Kuningan. Setidaknya ada 3 rumah rusak parah akibat tertimbun longsor.

Kepala Desa Giriwaringin, Sobarudin melalui keterangan persnya, Rabu (6/3), menyampaikan, laporan data sementara bencana alam di Desa Giriwaringin yakni berupa tanah longsor. Selain rumah warga, jalan penghubung antar desa setempat juga terdampak longsoran tanah.

“Ada 3 rumah warga rusak parah akibat longsor yakni atas nama Ibu Wasiti, Pak Juhardi, dan Pak Kasju. Kerugian korban diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 300 juta,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, bangunan rumah milik warga yang lain dengan kondisi rusak sedang berjumlah tiga unit. Kemudian ada 1 ekor sapi dan 9 ekor kambing milik warga turut tertimbun material longsoran tanah.

“Akses jalan Desa Giriwaringin dengan Desa Cilimusari juga terdampak longsor. Ini akibat ada dua titik longsor yang cukup parah di lokasi tersebut,” imbuhnya.

Selain bencana longsor, musibah banjir juga sempat melanda di sejumlah desa wilayah Kuningan. Salah satunya yakni di Desa Kananga, Kecamatan Cimahi, Kuningan.

Akibat hujan lebat yang terjadi pada Selasa (5/3) sore hingga malam membuat Sungai Cisanggarung meluap hingga menyebabkan banjir merendam ratusan rumah. Bahkan, Tim BPBD Kuningan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat kebencanaan.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana dalam keterangan persnya, mengatakan, kejadian banjir bermula saat hujan lebat yang hampir rata di Kuningan. Hujan tersebut membuat Sungai Cisanggarung meluap hingga menyebabkan banjir ke permukiman warga.

“Kami mendapat laporan kejadian banjir pada malam tadi, lokasinya di Desa Kananga, Kecamatan Cimahi. Sungai Cisanggarung meluap mengakibatkan banjir di 3 RT 1 RW, air masuk ke area permukiman warga,” terangnya.

Pihaknya mencatat, ada sebanyak 121 rumah dengan 414 jiwa terdampak banjir dengan ketinggian 30 sentimeter hingga 1,5 meter. Hampir seluruh warga terpaksa mengungsi sementara hingga banjir surut kembali.

“Ada 121 rumah terendam banjir yakni di RT 3 ada 4 rumah, RT 2 ada 41 rumah, dan RT 1 ada 76 rumah. Mereka sementara mengungsi ke bangunan Mushola SDN 1 Kananga,” imbuhnya.

Selain itu, Ia menyebut, terdapat 70 ekor domba juga terdampak banjir. Termasuk motor 10 unit, gabah padi 5 ton, ayam 200 ekor, dan area persawahan warga seluas 50 hektare.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena warga berhasil dievakuasi ke tempat aman. Namun masih ada warga yang memilih bertahan dan tinggal di lantai 2 rumah miliknya,” tukasnya.

Dia menyebut, jika pantauan lapangan pada Rabu (6/3) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari banjir belum surut. Penanganan lanjutan terus dilakukan oleh petugas gabungan di lapangan.(*)

Array
header-ads

Berita Lainnya