Caption : Patih Keraton Kanoman Cirebon, Pangeran Patih Raja Muhammad Qodiran. Foto : Joni

Patih Keraton Kanoman Cirebon Maju Nyaleg dari PDIP

 

Ciremaitoday.com, Cirebon РPatih Keraton Kanoman Cirebon, Pangeran Patih Raja Muhammad Qodiran, turut serta meramaikan jalannya Pileg 2024 mendatang. Ia mendaftarkan dirinya sebagai calon legislatif (caleg) melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Cirebon, Jawa Barat.

Pangeran Patih Raja Muhammad Qodiran menyampaikan, ia bertekad menjadi salah satu wakil rakyat di DPRD Kota Cirebon untuk dapat melestarikan cagar budaya Cirebon. Tentunya, kata dia, untuk memastikan peraturan daerah (Perda) tentang kelestarian cagar budaya tetap terjaga.

“Ini menjadi salah satu isu, bagaimana kelestarian budaya Cirebon, seperti Keraton terancam keberadaanya. Karena, sampai saat ini sangat kurang peran pemerintah dalam menjaga cagar budaya Cirebon,” ujar Pangeran Patih kepada wartawan di Kota Cirebon, Rabu (17/05/2023).

Menurutnya, untuk majunya kelestarian budaya harus mempunyai orang tua dalam kata lain Kementrian yang fokus membawahi budaya tanpa di campur dengan intansi lainnya.

“Kita tidak punya bapak, yang bisa untuk mengadu akan kondisi cagar budaya di Indonesia, khususnya di Cirebon, ungkapnya.

Sebab, kata dia, ketika ada Kementrian Budaya akan mampu mendukung program – program kelestarian cagar budaya. Ia menambahkan, banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk memajukan Cirebon yang di kenal sebagai Kota Wali.

Cirebon, jangan hanya terfokus sebagai wisata relegi. Banyak yang bisa di kembangkan, yang hasilnya bisa dirasakan masyarakat banyak.

“Cirebon dikenal sebagai Kota Wali. Tapi alangkah baiknya, pemerintah bisa melihat secara luas akan potensi yang ada di Cirebon. Salah satunya mengembangkan cagar budaya yang saat ini banyak yang tidak terawat. Kalau bisa dikembangkan, manfaatnya akan dapat dirasakan masyarakat luas,” ucapnya.

Negara sangat butuh, lanjutnya, melestarikan cagar budaya sebagai kekayaan kearifan lokal. Nantinya akan menjadi identitas negara ini di mata internasional.

“Kekayaan kearifan lokal harus bisa menjadi identitas. Karena, akan di lihat dunia luar, bagaimana kekayaan budaya Indonesia sangat banyak, yang mampu menarik minat wisatawan,” pungkasnya.(*)

header-ads

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *