Mahkamah Konstitusi Terima 258 Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu 2024

Ciremaitoday.com,Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengakhiri periode pendaftaran Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif (Pileg). Penutupan pendaftaran dilakukan setelah tiga hari pembukaan, mengikuti rekapitulasi dan penetapan nasional Pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (20/3).

Dalam pengumuman resminya, MK menetapkan batas waktu terakhir pengajuan perselisihan hasil Pileg pada Sabtu (23/3) pukul 22.19 WIB. Hingga Minggu (24/3) pukul 11.51 WIB, MK telah menerima 256 permohonan gugatan Pileg dari berbagai daerah, termasuk DPD, DPR RI, dan DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota.

Jumlah permohonan tersebut masih akan bertambah dengan tambahan gugatan Pilpres dari pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Sehingga total permohonan yang telah diterima dan tercatat di laman resmi MK mencapai 258 gugatan. 

Beragam partai politik seperti NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Hanura, Perindo, Garuda, Demokrat, PKS, PSI, PPP, Partai Aceh, dan PDI-P turut mengajukan permohonan. Mereka mempersoalkan dugaan kecurangan dalam Pemilu di berbagai daerah pemilihan di seluruh provinsi Indonesia.***

Array
header-ads

Berita Lainnya