Keren, Hasil Survei Jamparing Research Nyaris Sama dengan Real Count KPU Kuningan

Ciremaitoday.com,Kuningan – Jamparing Research memaparkan hasil survei dengan real count KPU Kuningan, Jabar, terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Hasilnya, ternyata data yang dibandingkan nyaris banyak kesamaan meski prosentase berbeda.

Jika dilihat, hasil pengawasan Jamparing secara berurutan untuk DPR RI dari atas yakni Gerindra, PKS, PKB, PDIP, NasDem, Golkar, PPP, PAN, dan Demokrat. Sedangkan real count KPU yaitu Gerindra, PDIP, PKB, PKS, NasDem, Golkar, PPP, Demokrat, dan PAN. 

Kemudian ke DPRD Provinsi, hasil pengawasan Jamparing secara berurutan yakni PDIP, PKS, Gerindra, Golkar, PKB, PPP, PAN, NasDem, dan Demokrat. Sedangkan real count KPU yakni PDIP, PKS, Gerindra, Golkar, PKB, PPP, PAN, NasDem, dan Demokrat.

Di DPRD Kabupaten sendiri, hasil survei Jamparing yakni PDIP, PKS, PKB, Golkar, Gerindra, PPP, PAN, Demokrat, dan NasDem. Kemudian hasil real count KPU yaitu PDIP, PKB, Gerindra, PKS, Golkar, PAN, NasDem, PPP, dan Demokrat. 

Direktur Jamparing Research Kuningan, Topic Offirstson MPd MSi dalam pemaparan menyampaikan, jika survei dilakukan sebanyak tiga kali saat menjelang Pemilu 2024. Atas dasar survei tersebut, termasuk melakukan analisa terhadap hasil real count KPU Kuningan yang telah keluar. 

Kita mengingat kembali survei DPR RI, ini dilakukan Januari 2024 dengan margin error 2,83 persen dan total responden 1.200 orang. Survei kita, Gerindra menang telak 23,9 persen dan real count KPU ternyata Gerindra tetap peringkat satu di angka 18,5 persen,” terangnya. 

Hanya saja, lanjutnya, pada survei itu PKS menduduki posisi kedua ternyata di real count KPU turun ke rangking empat. Yakni turun dari 14,9 persen menjadi 10,1 persen. 

PKB 13 persen survei kami, kemudian real count KPU 10,7 persen. Surveilans PDIP kami 12 persen, real count KPU jadi 12,8 persen dan hanya meleset sedikit. NasDem 7,9 persen naik di real count 9,7 persen. 13 persen menjadi 10,7 persen, PAN 4,7 persen jadi 4,9 persen dan ini unik sekali ada yang presisi dan ada yang keluar dari margin eror,” ungkapnya. 

Hanya saja, mencerminkan cukup menyyangkan, ada suara tidak sah yang terjadi dengan pemutaran tinggi. Artinya ada masyarakat yang melakukan pencoblosan, tapi suaranya dinyatakan tidak sah. 

“Nah untuk DPR RI, kita hanya melenceng 1,15 persen. Artinya rata-rata survei kita 98,25 persen,” ujarnya. 

Survei khusus DPRD Provinsi mengaku hanya meleset di angka 0,84 persen. Artinya 99,16 persen tingkat akurasi dari survei yang dihasilkan.

“Jadi melesetnya ini hanya nol koma, tidak keluar dari margin eror, bahkan kecil sekali. Luar biasa untuk DPRD Provinsi, kalau untuk DPR RI masih cukup besar,” tukasnya. 

Selanjutnya untuk DPRD Kabupaten hanya meleset 1,01 persen. Sehingga disimpulkan sebesar 98,99 persen tingkat akurasi hasil survei yang dilakukan. 

“Jadi sebagaimana tugas kami, Jamparing itu Jaringan Masyarakat Pembelajar Kuningan. Maka bukan hanya pengawasan elektoral, kami juga punya kewajiban sama-sama mencerdaskan masyarakat,” tutupnya. (*) 

Array
header-ads

Berita Lainnya