Anggota DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa saat memberikan komentar terkait usulan sistem pemilu proporsional tertutup ke MK.

Anggota DPR Sebut MK Tidak Punya Kewenangan Tentukan Sistem Pemilu

Ciremaitoday.com, Kuningan – Politikus senior Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa berkomentar keras soal usulan sistem pemilu proporsional tertutup yang dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan ke Kantor DPD Partai Golkar Kuningan, Jawa Barat, pada Sabtu (18/2/2023).

“Sekarang sedang di Mahkamah Konstitusi (MK). Tapi kami yakin, filosofi tentang rakyat yang berdaulat, kita membangun demokrasi yang berkeadaban, rakyat sudah sekian kali menjalankan mekanisme pemilihan secara terbuka. Jadi jangan sekali lagi membeli kucing dalam karung, kan gitu,” kata Agun Gunandjar Sudarsa yang menjabat pula sebagai Anggota DPR RI kepada awak media.

Ia meyakini dan optimistis, bahwa pemilu akan tetap menerapkan sistem pemilu proporsional terbuka. “Kalau sampai itu terjadi sistem proporsional tertutup, saya secara pribadi mengatakan bahwa MK itu sudah melakukan langkah yang salah,” ucapnya.

Menurutnya, MK tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan sistem pemilu proporsional tertutup maupun terbuka. “MK tidak mempunyai kewenangan untuk menetapkan A atau B. Karena itu openlegasy yang diberikan kepada parlemen, nah parlemen mau terbuka atau tertutup itu urusan parlemen,” tandasnya.

Dia menjelaskan, jika konstitusi tidak mengatur tentang pemilu. “Jadi MK, itu bukan kewenangan MK. Sehingga permohonan itu, sebetulnya sejak awal seharusnya sudah ditolak,” tegasnya.

“Karena MK tidak memiliki kewenangan sistem mana yang terbaik, sebab sistem itu menjadi hak di ranah DPR. Bahkan hari ini DPR, ada 9 fraksi semua berkeinginan terbuka. Jadi kalau MK sampai memutuskan sesuatu, itu bertentangan dengan aspirasi publik, itu menurut saya tidak mungkin,” sambungnya.

Saat ditanya ada kepentingan politik apa soal usulan judicial review sistem pemilu proporsional tertutup di MK, Ia cenderung enggan berkomentar. “Saya sih tidak mau berasumsi ya, silakan publik menilai sendiri. Ada sisi kepentingan apa, silakan itu masyarakat sendiri menilai,” imbuhnya.

Sekali lagi, Ia merasa yakin, jika MK tidak akan memutuskan untuk menentukan sistem pemilu proporsional tertutup.(*)

header-ads

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *