Caption: Rumah Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Karo, Sumut, yang terbakar. Foto: Istimewa 

Wartawan dan Keluarga Tewas Terbakar di Karo, Diduga Terkait Liputan Judi

Ciremaitoday.com, Sumut-Sempurna Pasaribu (47), seorang wartawan dari Tribrata TV (Tribrata.tv), ditemukan tewas bersama keluarganya dalam kebakaran di rumah mereka di Jalan Nabung Surbakti pada Kamis (27/6). Peristiwa tragis ini diduga terkait dengan liputan Sempurna tentang perjudian ilegal.

Pemimpin Redaksi Tribrata TV, Edrin Adriansyah, mengungkapkan bahwa Sempurna sebelumnya sering bercerita mengenai kasus judi yang sedang diliputnya, termasuk adanya keterlibatan oknum aparat yang membekingi perjudian tersebut.

“Dia cerita banyak ke saya soal itu. Makanya saya selalu bilang hati-hati. Artinya, yang dilawan atau diberitakan pasti akan melawan, tapi dia bilang aman-aman, jadi saya oke, karena dia tahu situasi di sana,” ujarnya seperti dikutip dari kumparan pada Selasa (2/7).

Edrin menambahkan bahwa sebelum insiden tersebut, Sempurna mendapat keluhan dari seorang pemuda setempat yang merasa tidak mendapatkan ‘jatah’ dari pemilik perjudian. Pemuda itu mengeluh kepada Sempurna karena tidak mendapatkan kompensasi yang layak.

“Nah, besoknya ternyata pemuda ini ngadu lagi sama dia (Sempurna) ‘Bang, gak ada aku dicuekin lah’ begitulah kalimatnya. Dia ngadu lagi sama si Sempurna. Begitu awalnya. Jadi kemudian ternyata si pemuda ini bilang besoknya lagi ‘Bang aku cuma dikasih seratus ribu. Tega sekali dia sama aku’,” ungkapnya.

Karena permintaan pemuda tersebut, Sempurna kemudian memberitakan tempat judi itu.

“Nah, awalnya dari situ. Jadi diberitakan itu. Jadi sumbernya itu pemuda setempat itu, narasumbernya,” kata Edrin.

Penyebab kebakaran yang menewaskan Sempurna dan keluarganya masih dalam penyelidikan. Plh Kapolres Tanah Karo, AKBP Oloan Siahaan, mengatakan bahwa ada sejumlah fakta yang sudah ditemukan:

1. Lokasi api pertama kebakaran (LAPK) di permukaan lantai, dekat dengan dinding di kanan dalam rumah, berdekatan dengan tempat ditemukan keempat jasad.

2. Di dalam rumah korban yang juga merupakan warung, disimpan bahan bakar bensin, gas elpiji 3 kg, hingga barang dagangan kebutuhan sehari-hari. Keberadaan barang-barang ini memicu intensitas kebakaran yang tinggi hingga terdengar dentuman saat kebakaran.

3. Sempurna Pasaribu diketahui pulang pada Kamis (27/6) sekitar pukul 01.00 WIB. Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mengusut penyebab pasti kebakaran ini.(Joni)

Array
header-ads

Berita Lainnya