Caption : Aksi unjuk rasa di Ponpes Al Zaytun, Indramayau. Foto : Ist

Ponpes Al Zaytun di Kepung, Massa Minta Pemerintah Berikan Sanksi

Ciremaitoday.com, Indramayu-Massa dari organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam forum solidaritas dharma ayu mengepung Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun di desa Mekarjaya Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu, Jawa Barat pada Kamis (22/6/2023). Massa meminta agar pemerintah untuk mengusut dugaan aliran sesat di Ponpes Al-Zaytun. Aksi massa ini dihadang oleh aparat kepolisian yang berjaga-jaga di sekitar kawasan Ponpes Al -Zaytun.

Massa tidak dapat mendekati lokasi Ponpes Al Zaytun karena barikade aparat kepolisian. Sementara itu, meski dihadang oleh aparat kepolisian, namun massa pendukung Al Zaytun juga bersiaga di depan Ponpes Al Zaytun. Mereka mengaku bersiap menerima para pengunjung rasa.

“Kami meminta pemerintah untuk bertindak tegas terhadap Al Zaytun. Usut segala pelanggaran yang terjadi di Ponpes Al Zaytun,” ujar Muhamad Sholihin, salah satu pengunjuk rasa.

Lihat video: https://youtu.be/b0ZpAsCaRKE

Kericuhan mewarnai aksi unjuk rasa di Ponpes Al Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Sekitar pukul 12.00 WIB, massa semula terbagi menjadi dua titik lokasi, yakni di sisi utara dan selatan pintu masuk Al Zaytun. Di sisi utara, ratusan massa langsung dihadang barisan polisi. Aksi saling dorong pun tidak terhindarkan antara polisi dan pengunjuk rasa.

Kapolres Indramayu AKBP M Fahri Siregar dengan menggunakan pengeras suara meminta agar pengunjuk rasa tidak memaksa untuk maju. Massa diminta untuk menyampaikan aspirasi dengan jarak yang sudah ditetapkan oleh polisi.(*)

Array
header-ads

Berita Lainnya