Caption: Polda Jabar saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus judi togel online. Foto: dok.kumparan

Polda Jabar Tangkap Sindikat Judi Togel Online, Tiga Tersangka Diamankan

Ciremaitoday.com, Jabar-Polda Jawa Barat (Jabar) berhasil mengungkap sindikat judi togel online yang terorganisasi dan mengamankan tiga tersangka dengan peran masing-masing. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima laporan pada 26 Juni 2024.

“Berdasarkan laporan informasi, telah terjadi tindak pidana judi online yang terorganisasi,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, seperti dikutip dari kumparan pada Kamis (27/6).

Dalam operasi ini, polisi menangkap tiga tersangka, yaitu A, P, dan S. Ketiganya memiliki peran spesifik dalam menjalankan bisnis haram ini.

“Tersangka A bertugas menulis nomor togel di kupon secara manual dari pemain, mengumpulkan nomor kupon manual dan uang dari para pemain, kemudian melaporkannya kepada admin,” papar Jules.

Tersangka P, menurut Jules, berperan mengumpulkan data dan uang dari para agen.

“P memilih nomor yang telah dikumpulkan oleh agen untuk nomor besar, yakni tiga angka atau empat angka, serta uang dalam jumlah besar.”

Sementara itu, tersangka S bertugas mencari agen dan menginput nomor ke website indotogel.net.

“Dia juga berperan dalam memfasilitasi para pemain untuk pemasangan nomor togel,” lanjut Jules.

Barang bukti yang berhasil diamankan sangat beragam, termasuk empat buah handphone, satu bundel kupon togel dari agen sub pengecer yang sudah terisi, satu menu kupon togel ASP agen pengecer yang belum terisi, satu buah kalkulator, satu bundel rumus togel khusus bintang, dua bundel rekening koran bank, dan dua buah buku rekening bank.

Para pelaku dijerat dua pasal utama. “Pertama, Pasal 45 ayat 5 juncto Pasal 27 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Kedua, Pasal 303 KUHP tentang perjudian, yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP,” jelas Jules.

“Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar,” tambahnya, menegaskan konsekuensi berat yang akan dihadapi para pelaku.

Operasi penangkapan ini menunjukkan komitmen Polda Jabar dalam memberantas aktivitas judi online yang merugikan masyarakat. Polisi mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan aktivitas mencurigakan agar tindakan tegas dapat segera dilakukan.(Joni)

Array
header-ads

Berita Lainnya