Caption: Panglima Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz. Foto: Tarjoni/Ciremaitoday

Panglima Laskar Agung Macan Ali: Spekulasi Netizen Kaburkan Kasus Vina Cirebon

Ciremaitoday.com, Cirebon-Panglima Tinggi Laskar Agung Nuswantara, Prabu Diaz, menegaskan bahwa spekulasi yang beredar di media sosial terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky mengalihkan perhatian dari masalah utama. Kasus ini kembali menjadi sorotan publik setelah film “Vina Sebelum Tujuh Hari” viral dengan lebih dari tiga juta penonton.

“Sejak film tentang kasus Vina menjadi viral, banyak komentar di media sosial yang mengaburkan fokus utama, yaitu kematian Eky dan Vina,” ujar Prabu Diaz, Senin (20/5).

Ia mengingatkan bahwa masih ada tiga tersangka yang belum tertangkap, dan polisi menghadapi kesulitan meskipun identitas mereka sudah diketahui.

Prabu Diaz juga menyoroti spekulasi yang mengaitkan kasus ini dengan pejabat tinggi atau mantan Kapolres Cirebon Kota, Adi Vivid.

“Beliau menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota pada Desember 2016, sedangkan kasus Vina terjadi pada Agustus 2016. Jadi, tidak mungkin Adi Vivid merekayasa kasus yang terjadi lima bulan sebelum dia menjabat,” jelasnya.

“Masyarakat harus berterima kasih kepada Indra Jafar, yang mengungkap kasus ini ketika menjabat Kapolres Cirebon Kota, sebelum kasusnya dilanjutkan oleh Polda Jawa Barat,” tambahnya.

Diaz meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan fitnah atau berita bohong dan mendukung polisi dalam pengungkapan kasus.

“Kami berharap netizen dapat membantu dengan informasi relevan dan tidak mengganggu proses hukum,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keakuratan informasi. “Jangan menebarkan fitnah atau berita bohong.

Netizen dan masyarakat harus cerdas dan pintar agar tidak tergiring opini yang tidak jelas dan tidak berdasarkan fakta di lapangan,” kata Prabu Diaz.

Prabu Diaz mengapresiasi pihak kepolisian yang terus berupaya mengungkap kebenaran. “Terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras. Kami berharap keadilan segera ditegakkan,” pungkasnya.(*)

Array
header-ads

Berita Lainnya