Caption: Pengacara Pegi Setiawan, Mayor (Purn TNI), Marwan Iswandi. Foto: dok.Thomas Bosco/Kumparan

Kapolri Didesak Copot Kapolda Jabar Pasca Putusan Praperadilan Pegi Setiawan 

Ciremaitoday.com, Bandung-Pengacara Pegi Setiawan, Mayor (Purn TNI), Marwan Iswandi, mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mencopot Irjen Akhmad Wiyagus dari jabatannya sebagai Kapolda Jabar. Desakan ini disampaikan setelah Pengadilan Negeri (PN) Bandung mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan, yang membatalkan status tersangkanya dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki.

Marwan Iswandi menegaskan bahwa harus ada yang bertanggung jawab atas kesalahan penetapan Pegi sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon pada tahun 2016.

“Ini harus bertanggung jawab. Saya meminta agar Dirkrimum bahkan Kapolda dicopot. Tanggung jawab. Ini permintaan saya kepada Kapolri,” kata Iswandi seperti dikutip dari kumparan pada Senin (8/7).

Selain Kapolda, Iswandi juga meminta agar Kapolri mencopot Kombes Surawan dari jabatannya sebagai Dirreskrimum Polda Jabar.

“Kapolda, Dirkrimum, dan bawahannya, termasuk yang memimpin beberapa kali gelar perkara itu harus dicopot,” ucapnya.

Iswandi menganggap putusan praperadilan ini sebagai pelajaran penting bagi Polda Jabar agar tidak sewenang-wenang dalam menetapkan tersangka.

“Ini pelajaran buat Polda. Biar mereka tidak sewenang-wenang lagi dalam penyidikan. Bukan hanya untuk Polda Jabar, tapi untuk seluruh penyidik agar tidak sewenang-wenang dalam melakukan penyidikan,” tegasnya.

Menurut Iswandi, tindakan semena-mena dalam penetapan tersangka adalah pelanggaran hak asasi manusia.

“Ini sudah hak asasi manusia, pelanggaran hak asasi manusia, ini kesewenang-wenangan,” katanya.

Putusan praperadilan yang menguntungkan Pegi Setiawan ini sekaligus menjadi catatan penting bagi penegakan hukum di Indonesia, khususnya terkait dengan prosedur penetapan tersangka yang harus dilakukan dengan benar dan tidak melanggar hak asasi manusia.

Sebelumnya, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Eman Sulaeman mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan Pegi Setiawan terkait kasus Pembunuhan Eki dan Vina Cirebon, pada Senin (8/7). Pegi akhirnya terbebas dari status tersangka yang ditetapkan oleh Polda Jabar usai dinyatakan tidak sah oleh Hakim.(Joni)

Array
header-ads

Berita Lainnya