Caption: Sekda Jabar, Herman Suryatman, saat acara temu bisnis antara pelaku usaha kopi dan kakao Indonesia dengan para pembeli dari Filipina di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Selasa (9/7). Foto: dok.Yogi Prayoga/dokpim Jabar

Jabar Perkuat Ekspor Kopi dan Kakao ke Filipina

Ciremaitoday.com, Jabar-Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) aktif mendorong peningkatan ekspor kopi dan kakao ke Filipina dengan menggelar pertemuan bisnis antara pelaku usaha kopi dan kakao Jabar dan calon pembeli (buyers) dari Filipina.

Acara yang bertajuk business matching ini berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, pada Selasa (9/7).

Sekda Provinsi Jabar, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah untuk mempererat hubungan dagang antara Indonesia dan Filipina serta meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian Jabar.

“Baru saja kami melakukan business matching antara para buyers kopi dan kakao dari Filipina yang langsung dipimpin oleh Dubes Indonesia untuk Filipina, Agus Widjojo,” ujar Herman.

Selain bertemu dengan para pelaku usaha, para calon pembeli asal Filipina juga diajak mengunjungi kebun kopi dan pabrik cokelat di Kabupaten Bandung. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan gambaran langsung mengenai proses produksi kopi dan kakao di Jabar.

“Filipina merupakan salah satu dari lima besar negara tujuan ekspor terbesar Jabar dalam lima tahun terakhir. Ini menandakan bahwa Filipina adalah pasar potensial bagi produk Jabar,” ucap Herman.

“Kita harus terus menjaga performa ekspor ke negara tersebut. Salah satunya dengan melakukan diversifikasi produk ekspor Jabar ke Filipina,” katanya melanjutkan.

Data menunjukkan bahwa dari Januari hingga April 2024, produk kopi Jabar senilai USD 782.000 telah diekspor ke berbagai negara, meningkat 11,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, produk kakao Jabar senilai USD 95 juta juga telah diekspor, mengalami peningkatan sebesar 59 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Jabar akan terus meningkatkan perannya dalam perekonomian, dan diharapkan salah satunya melalui rangkaian kegiatan yang kita laksanakan ini,” jelas Herman.

Selain business matching dan kunjungan lapangan, para delegasi Filipina juga akan menikmati tur kota Bandung dan kunjungan ke Dekranasda Jabar.

“Besok, mereka akan melihat langsung bagaimana produk kopi dan kakao di daerah Bandung selatan sekaligus para *buyers*-nya akan dibawa rekreasi melihat potensi wisata Jabar. Jadi sektor pariwisata kita juga bisa meningkat,” pungkasnya.

Herman berharap, kedatangan para pembeli dari Filipina ini tidak hanya meningkatkan ekonomi di sektor perdagangan tapi juga sektor pariwisata Jabar.(Joni)

Array
header-ads

Berita Lainnya