Caption: Ilustrasi judi online/Slot. Foto: Marko Aliaksandr/Shutterstock

6 Ribu Rekening Judi Online Diblokir Pemerintah

Ciremaitoday.com, Jakarta-Pemerintah terus memperkuat upaya pemberantasan judi online dengan memblokir rekening-rekening yang diduga terlibat. Hingga saat ini, sebanyak 6.000 rekening telah dibekukan.

“Sekarang ada 6.000, ya, 6.000 rekening yang sudah diblok, dan itu ada uangnya,” ujar Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, seperti dikutip dari kumparan pada, Selasa (25/6).

Muhadjir menjelaskan bahwa uang dalam rekening-rekening tersebut akan disita oleh negara jika tidak ada yang mengklaimnya.

“Nanti akan kita umumkan, kalau nanti enggak ada yang ngaku diambil oleh negara,” ujarnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa rekening-rekening yang diduga terlibat judi online telah dilaporkan oleh PPATK ke Bareskrim Polri.

“Setelah dilaporkan kepada penyidik Bareskrim, maka Bareskrim juga akan membekukan rekening tersebut dan memiliki waktu 30 hari untuk mengumumkan terkait pembekuan rekening tersebut,” kata Hadi.

Jika dalam 30 hari tidak ada pihak yang membuat laporan terkait pembekuan rekening, maka uang atau aset yang ada dalam rekening akan diserahkan kepada negara berdasarkan putusan pengadilan negeri.

“Dan setelah 30 hari pengumuman itu, pihak kepolisian juga akan bisa memanggil pemilik rekening dan dilakukan pendalaman dan diproses secara hukum bahwa nyata-nyata itu adalah pemilik dan mereka adalah bandar,” jelas Hadi.(Joni)

Array
header-ads

Berita Lainnya