Anggota Fraksi PKB DPR RI, H Yanuar Prihatin MSi saat bertemu dengan sejumlah awak media.

Yanuar Prihatin Sebut PKB Targetkan DPR Naik Jadi 100 Kursi di Pileg 2024

Ciremaitoday.com, Kuningan – Anggota Fraksi PKB DPR RI, Yanuar Prihatin memastikan diri maju kembali di Pileg 2024 dari Dapil Jabar X. Minimal untuk mempertahankan kursi PKB, capaian yang harus diraih adalah sebanyak 150 ribu suara.

Meski di Dapil Jabar X target PKB mempertahankan 1 kursi, namun di level DPR justru memiliki target naik menjadi 100 kursi. Hal ini dianggap realistis, sebab beberapa daerah di Indonesia berpotensi bisa menaikkan raihan suara partai.

“Iya kita punya target ingin naik di DPR RI, yakni dari 58 kursi menjadi 100 kursi,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Yanuar Prihatin kepada awak media, Senin (27/2/2023).

Menurutnya, target itu dinilai realistis. Karena melihat beberapa dapil berpotensi bisa mendongkrak suara partai.

“Sebab kita melihat beberapa dapil di Indonesia, dan kemungkinan bisa bertambah lah. Karena memang ada beberapa dapil yang kursinya bisa dinaikkan,” terangnya

Dia berharap pula, PKB bisa masuk dalam peringkat dua besar sebagai partai pemenang Pemilu 2024. Namun khusus Dapil Jabar X, minimal target partai yakni mempertahankan kursi sekarang.

“Ya minimal kita bertahan dengan kursi yang sekarang. Kalau tidak salah totalnya itu 150 ribu suara,” tukasnya.

Menurutnya, raihan suara partai untuk Pileg 2024 harus mampu bertahan minimal di angka 150 ribu suara. Namun jika mampu, maka harus bisa naik di atas 150 ribu suara di Dapil Jabar X.

“Ya syukur kita bisa naik dari jumlah itu,” imbuhnya.

Munculnya kabar jika Yanuar Prihatin menjadi salah satu kader PKB yang berpotensi maju di Pilkada Kuningan, Ia justru tidak memiliki niat maju sebagai Calon Bupati Kuningan. Saat ini, Yanuar hanya ingin fokus untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai anggota legislatif di DPR RI.

“Saya tidak (Maju Pilkada Kuningan). Saya fokus dulu di Jakarta untuk menyelesaikan kerja sebagai Anggota DPR RI,” ucapnya.

Selaku kader PKB, Ia akan menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk penugasan partai. Yakni baik sebagai anggota legislatif maupun tugas partai yang lain.

“Jangankan soal bupati, jika keputusan DPP menugaskan saya untuk tidak mencalonkan sebagai anggota legislatif, maka saya akan mengikutinya,” pungkasnya.(*)

Array
header-ads

Berita Lainnya