Screnshot video viral sekelompok remaja diduga geng motor membawa senjata tajam di jalanan wilayah hukum Polres Kuningan, Polda Jabar.

Sekelompok Remaja Diduga Geng Motor asal Cirebon Bikin Ulah di Kuningan, Warga Jadi Resah

Ciremaitoday.com, Kuningan – Sebuah video berdurasi kurang lebih 30 detik viral di media sosial khususnya grup whastapp. Video tersebut memperlihatkan sejumlah anak remaja membawa senjata tajam di permukiman warga Desa Jatimulya Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Akibat viralnya video, membuat warga setempat resah. Mereka diduga kuat sekelompok geng motor asal Cirebon. Sebab mereka membawa senjata tajam berupa celurit hingga samurai.

Kapolres Kuningan, AKBP Willy Andrian melalui Kasat Reskrim AKP I Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi awak media, Senin (13/11/2023) mengatakan, jika video viral itu sengaja dibuat oleh sekelompok remaja itu untuk kepentingan konten. Namun akibat konten yang dibuat justru membuat masyarakat menjadi resah.

“Iya masyarakat itu resah atas kejadian itu. Kita sekarang masih penyelidikan, karena dari video viral itu terlihat sekelompok orang membawa senjata tajam berupa celurit dengan sepeda motor,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, sekelompok remaja tersebut berjalan kaki di jalanan dengan mengacungkan senjata tajam. Adapula yang mengendarai sepeda motor sambil berboncengan dan memegang senjata tajam.

“Kami sudah melakukan penyelidikan, dan hasilnya dari keterangan saksi sementara jika di sana ada dua kelompok yang saling membuat konten. Pembuatan konten ini berawal dari kelompok yang dari Kuningan, melakukan undangan kepada kelompok lain asal Cirebon,” terangnya.

Setelah kedua kelompok itu bertemu, lanjutnya, akhirnya mereka membuat konten bersama-sama. Namun karena berbekal senjata tajam saat pembuatan konten, mereka terindikasi adalah geng motor.

“Ya mereka membawa senjata tajam. Kami masih menyelidiki, namun informasinya memang demikian (geng motor),” ujarnya.

Pihaknya menyebut, akibat pembuatan konten dengan viralnya video membuat warga setempat resah. Apalagi sekelompok remaja yang diduga masih di bawah umur menggunakan senjata tajam.

“Ini sangat membuat resah masyarakat. Semoga setelah kita turun ke lokasi kejadian dan melakukan interogasi di lapangan, kejadian hal serupa tidak lagi terjadi hingga menimbulkan keresahan masyarakat,” tutupnya.(*)

header-ads

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *