Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat dimintai keterangan pers.

Ridwan Kamil Peroleh Survei Tertinggi Capres Alternatif, Kalahkan Sejumlah Nama Politikus Nasional

Ciremaitoday.com, Cirebon – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memperoleh elektabilitas tertinggi dengan angka 22,7 persen pada survei Calon Presiden alternatif versi Litbang Kompas. Artinya, Ridwan Kamil mampu memuncaki top survei dibandingkan dengan beberapa kandidat alternatif lainnya.

Suami dari Atalia Praratya yang saat ini resmi menjadi kader Partai Golkar tersebut mengaku, tidak pernah mendaftarkan diri sebagai objek survei. Ia juga memastikan, hasil survei tersebut murni tanpa adanya intervensi yang dilakukan oleh pihaknya.

“Saya kan sudah menyampaikan kalau saya ini objek survei, saya tidak pernah mengatur survei dan tidak pernah mendaftar untuk disurvei, kalau pun hasilnya seperti itu, ya itu apa adanya,” ujar Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil kepada wartawan, saat berkunjung di Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/2/2023).

Elektabilitas Kang Emil tersebut terpaut jauh dengan kandidat capres alternatif lain dari hasil survei yang sama. Misalkan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno yang kini menjadi Menparekraf RI, di mana eks Wapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 itu tingkat elektabilitasnya hanya 7,3 persen.

“Tapi sebagai kader Partai Golkar, saya fatsun dan patuh. Golkar mencalonkan Pak Airlangga dan saya berada di situ, saya mendukung Pak Airlangga,” katanya.

Sementara nomor urut ketiga capres alternatif hasil survei Litbang Kompas ditempati oleh Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Putra Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memiliki elektabilitas 5,8 persen.

Selanjutnya tokoh-tokoh yang memiliki elektabilitas capres alternatif di bawah angka 5 persen adalah Menteri BUMN Erick Thohir 4,5 persen, Mensos Tri Rismaharini 4,3 persen, eks Panglima TNI Andika Perkasa 2,3 persen, Ketua DPR Puan Maharani 1,5 persen, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto 0,8 persen, dan Menko Polhukam Mahfud MD sebesar 0,7 persen.(Joni)

Array
header-ads

Berita Lainnya