Caption: Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni bersama Bupati Cirebon, Imron, saat memotong knalpot brong hasil razia. Foto: Joni

Polisi di Cirebon Bakal Sulap Knalpot Brong Hasil Razia Jadi Tugu Udang Setinggi 4 Meter

Ciremaitoday.com, Cirebon-Polresta Cirebon bakal membangun prasasti dalam bentuk tugu udang yang dibuat dari bahan knalpot brong/bising sitaan hasil razia kendaraan.

Rencananya, tugu udang tersebut akan dibuat dua buah dan dipasang di titik lokasi strategi sebagai simbol perlawan terhadap knalpot bising yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, mengungkapkan, rencana pembangunan tugu berbentuk udang tersebut sebagai langkah dalam penanganan knalpot ilegal.

Hal itu sekaligus sebagai bentuk perlawanan secara simbolis agar kendaraan yang digunakan harus sesuai spesifikasi layak pakai.
“Sengaja, sebagian knalpot bising sitaan tidak potong atau dimusnahkan.

Karena dibutuhkan 800 buah, untuk nanti digunakan sebagai bahan pembuatan tugu udang. Kami memohon izin dari Pak Bupati untuk menentukan lokasi yang representatif bagi masyarakat,” kata Sumarni, dalam acara pemusnahan knalpot dan miras di Mapolresta, Kamis (1/2).

Sumarni menerangkan, inisiasi pembuatan tugu udang nantinya akan menjadi simbol yang mengingatkan masyarakat terhadap penanganan knalpot ilegal.

Mengingat, kata dia, belakang sudah terjadi banyak keluhan dan laporan masyarakat akan maraknya kendaraan bising. Selain sudah mengganggu ketenteraman masyarakat juga polusi udara sehingga harus ada penindakan yang representatif.

“Sejalan dengan itu, sosialisasi akan tertib berkendara sudah dan kerap dilakukan. Baik kepada lingkungan sekolah dan masyarakat akan pentingnya kamtibmas,” ungkapnya.

Menyikapi hal itu, Bupati Cirebon, Imron, mengapresiasi upaya Polresta Cirebon yang rutin melakukan razia baik pada minuman keras dan penanganan knalpot ilegal.
Pemerintah, kata Imron, terus mendukung upaya kepolisian dan memberikan apresiasi terhadap gagasan inisiatif.

“Termasuk pembuatan tugu udang kami sangat apresiasi dan mendukung. Soal titik lokasi pemasangan nanti kita akan bahas bersama sambil menunggu pembuatan tugu rampung dan siap dipasang,” kata Imron.

Sementara, Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Ardi Wibowo, menambahkan, proses pembuatan tugu udang membutuhkan minimalnya 800 unit knalpot bising untuk bahan.

Saat ini, kata dia, pembuatan tugu dengan besaran 4×5 meter tersebut sudah mencapai 40 persen. Pihaknya melibatkan sejumlah seniman yang menjadi bagian dalam pembuatan tugu udang yang ditargetkan dalam waktunya dekat bisa rampung.

“Saat ini baru sekitar 40 persen pembuatan tugu udang dari knalpot bising hasil razia. Bahan sudah cukup karena hasil razia knalpot sebulan terakhir sudah diangka 1.000 lebih. Tunggu saja nanti kalo selesai nanti kami kabarin lagi kepada rekan-rekan media,” ucapnya. (*)

header-ads

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *