Musibah pohon tumbang menimpa bangunan rumah milik warga di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Kuningan hingga Alami Kerusakan

Ciremaitoday.com, Kuningan – Musibah pohon tumbang menimpa bangunan rumah milik warga di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Meski tidak menimbulkan kerusakan berat, namun kejadian tersebut membuat syok pemilik rumah.

Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah dalam keterangan persnya, Kamis (4/1), mengatakan, jika petugas Damkar Kuningan menangani pembersihan pohon tumbang di dua lokasi berbeda. Lokasi itu masing-masing di Desa Susukan (Cipicung) dan Desa Jambar (Nusaherang).

“Kejadian pohon tumbang di Desa Susukan, itu menimpa bangunan rumah warga. Pohon petai berukuran diameter 40 sentimeter dan tinggi 20 meter tumbang menimpa atap rumah,” terangnya.

Akibat itu, lanjutnya, rumah milik Cahyadi (52) seorang buruh tani mengalami kerusakan di bagian atap rumah. Laporan pohon tumbang diketahui atas laporan dari aparat desa setempat.

“Kami menerjunkan tim sebanyak 5 personel damkar menuju lokasi kejadian. Kemudian melakukan penanganan dengan memangkas dan membersihkan bekas pohon tumbang,” ungkapnya.

Dirinya menduga, musibah itu akibat adanya angin yang cukup besar hingga membuat pohon tumbang. Setelah penanganan selesai, atap rumah korban kembali bisa ditutup sementara agar tidak kebanjiran saat hujan turun.

“Lalu pohon tumbang juga terjadi di Desa Jambar yang menimpa kabel listrik PJU. Pohon yang tumbang merupakan jenis Cengkih berukuran tinggi 30 meter dengan diameter 40 sentimeter,” imbuhnya.

Selain menimpa kabel listrik, Ia menyebut, jika pohon tumbang juga menghalangi akses jalan desa setempat. Akhirnya tim damkar diterjunkan untuk proses evakuasi.

“Ada 3 anggota damkar yang diterjunkan untuk evakuasi pohon tumbang. Sebab pohon itu menghalangi akses jalan desa, kemudian juga menimpa kabel listrik sehingga warga khawatir jika ditangani tanpa peralatan memadai,” terangnya.

Tak butuh waktu lama, pihaknya berhasil membersihkan material pohon tumbang. Sehingga tidak lagi menghalangi akses jalan desa setempat, dan kendaraan dapat melintas dengan lancar.(*)

header-ads

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *