Tampak kondisi bangunan yang hancur akibat ditabrak mobil di Kuningan, Jabar.

Mobil Tabrak Saung HKTI di Kuningan, Kondisi Bangunan Hancur dan 2 Korban Luka-luka

Ciremaitoday.com, Kuningan – Peristiwa kecelakaan melibatkan kendaraan minibus yang menabrak bangunan semi permanen di kawasan wisata Palutungan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Mobil jenis Ford bernopol B-1576-VW mengalami ringsek di bagian depan, sementara bangunan terlihat rusak parah.

Lokasi kejadian tak jauh dari Gedung BNN Kuningan tepatnya berada di Desa Babakanmulya, Kecamatan Cigugur, Kuningan. Diketahui, jika bangunan yang ditabrak merupakan Saung HKTI Kuningan atau bangunan mirip rumah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sebab kondisi bangunan tengah kosong. Namun sopir dan salah satu penumpang mengalami luka-luka, sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Salah seorang warga yang tengah berada di lokasi kejadian, Engkus (60) mengaku, peristiwa kecelakaan terjadi pada Senin (22/5/2023) sekitar pukul 10.00 WIB pagi. Saat kejadian, Ia sangat kaget karena mendengar suara dentuman keras dari arah bangunan tersebut.

“Memang saat kejadian saya tidak jauh dari lokasi, hanya saya tidak melihat langsung kejadian seperti apa. Saya hanya mendengar suara sangat keras, saat dilihat mobil menabrak Saung HKTI,” terangnya.

Sementara Kasatlantas Polres Kuningan, AKP Vino Lestari membenarkan adanya peristiwa kecelakaan itu. Kendaraan semula melaju dari arah Palutungan menuju Rumah Makan Varvara Hill.

“Setiba di lokasi, dikarenakan jalanan menurun cukup curam, tiba-tiba mobil hilang kendali dan menabrak Saung HKTI yang berada di bahu jalan sebelah kanan. Diduga kendaraan mengalami trouble pada bagian rem,” kata Kasat Lantas AKP Vino Lestari didampingi Kanit Gakkum Ipda Sri Martini.

Akibat kejadian itu, lanjutnya, terdapat 2 orang mengalami luka ringan dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Kedua korban merupakan pengemudi dan seorang penumpang mobil.

“Mobil tersebut dikemudikan oleh US seorang ASN yang bekerja di lingkup Dinas PUTR beserta 4 orang rekan kerjanya. Dari hasil keterangan, mereka datang ke sana untuk melakukan survei karena akan mengadakan kegiatan,” imbuhnya.

Dia menyebut, jika 3 orang penumpang yang lain sudah pulang dan 2 orang masih dalam perawatan. Hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.(*)

Array
header-ads

Berita Lainnya