Caption: Para remaja saat diamankan di Polsek Sliyeg, Polres Indramayu, berlutut di hadapan orang tuanya sambil meminta maaf. Foto: Selamet Hidayat

Keciduk Polisi saat Hendak Tawuran, 3 Bocah di Indramayu Nangis di Hadapan Orang Tuanya

Ciremaitoday.com, Cirebon-Sekelompok remaja di Kabupaten Indramayu diamankan aparat kepolisian setempat. Mereka kedapatan oleh sejumlah Polisi yang sedang bertugas saat hendak akan melakukan aksi tawuran di Jalan Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Kamis (8/2).

Sebelumnya, kelompok remaja yang hendak melakukan aksi tawuran itu sempat direkam oleh warga disekitar lokasi, yang seketika itu videonya viral usai diunggah oleh warga ke media sosial. Mereka saat itu sedang menuju kelompok lainnya untuk melakukan penyerangan.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sliyeg, AKP Sutrisno, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap para remaja yang membawa senjata tajam (Sajam).

“Dari informasi yang kami terima ,ada beberapa yang membawa sajam, saat ini kami masih melakukan penyelidikan siapa yang membawa sajam,” ujarnya kepada wartawan, di Mapolsek Sliyeg, Jumat (9/2).

Kata dia, para remaja tersebut masih berstatus pelajar, dengan rata-rata usia 14 dan 15 tahun.

“Yang kita amankan ada tiga orang di areal pesawahan saat mereka akan melarikan diri, mereka masih berstatus pelajar antara 14 sampai 15 tahun,” ungkapnya.

Sementara, ketiga pelajar yang berhasil diamankan, akan dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing. Saat orang tua remaja tersebut tiba di Mapolsek Sliyeg, lanjutnya, isak tangis pun tak terbendung. Pasalnya, para orang tua remaja itu tak menyangka, anaknya terlibat dalam aksi tawuran.

“Kita telah menghubungi keluarga dan pihak sekolah, nanti kita akan serahkan ke keluarganya karena masih di bawah umur dan kita akan mewajibkan mereka untuk wajib lapor, agar kita bisa mengkontrolnya, agar mereka tidak mengulanginya lagi,” pungkasnya.(*)

header-ads

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *