Caption: Bupati Indramayu, Nina Agustina, saat meninjau pelayan di Mal Pelayanan Publik (MPP) DPMPTSP. Foto: dok.Diskominfo Kabupaten Indramayu

Bupati Indramayu, Nina Agustina, Membuka Jalan Investasi dengan Karpet Merah Senilai 4,8 Triliun

Ciremaitoday.com, Indramayu-Bupati Indramayu, Nina Agustina, telah mengubah pemandangan ekonomi daerah dengan berhasil menarik investasi senilai Rp 4,8 triliun selama tiga tahun kepemimpinannya. Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Indramayu menunjukkan bahwa investasi tersebut tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga menciptakan 2.870 lapangan kerja.

Pada tahun 2021, investasi yang ditargetkan sebesar Rp 1,236 triliun berhasil melampaui target dengan capaian sebesar Rp 1,908 triliun. Capaian tersebut didukung oleh Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 124,5 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 1,78 triliun, dengan total lapangan kerja yang terserap mencapai 1.095 orang.

Tahun berikutnya, pada tahun 2022, meskipun target investasi ditetapkan sebesar Rp 1,363 triliun, realisasi investasi mencapai Rp1,8 triliun, melebihi target sebesar 131,95%. Investasi ini terbagi antara PMA senilai Rp 776,67 triliun dan PMDN senilai Rp 1,02 triliun, dengan jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 680 orang.

Pada tahun 2023, meskipun target investasi sebesar Rp 1,431 triliun, realisasi investasi hanya mencapai Rp 1,1 triliun, sekitar 76,91% dari target. Investasi ini terdiri dari PMA senilai Rp 296,32 triliun dan PMDN senilai Rp 804,78 triliun, dengan jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 1.095 orang.

Sektor investasi di Kabupaten Indramayu didominasi oleh industri kimia dan farmasi, listrik, gas, air, perdagangan, reparasi, perumahan, kawasan industri, perkantoran, industri mineral non-logam, pertambangan, perikanan, konstruksi, tekstil, transportasi, gudang, telekomunikasi, industri makanan, dan jasa lainnya.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar, menyebutkan bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Nina Agustina, sektor investasi dan penanaman modal telah menjadi fokus utama. Pemerintah Kabupaten Indramayu memberikan perhatian khusus kepada para investor dengan memberikan “karpet merah” bagi mereka yang berinvestasi di daerah tersebut.

“Kita berikan karpet merah kepada para investor yang akan berinvestasi di Kabupaten Indramayu. Namun agar usahanya mendapatkan kepastian, mereka harus juga mengikuti dan menjalankan regulasi yang ada di Indramayu. Hal ini bukan untuk mempersulit tetapi agar usahanya berjalan lancar dan memiliki kepastian usahanya,” kata Oce, Senin (1/4).

Oce menambahkan bahwa kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) adalah bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mempermudah proses perizinan bagi calon investor dan mencegah pungutan liar.

Untuk mencapai target investasi pada tahun-tahun mendatang, DPMPTSP Kabupaten Indramayu akan terus melakukan inovasi, mengambil langkah-langkah strategis, melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha, dan memfasilitasi penyelesaian permasalahan, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pelaku usaha.(*)

Array
header-ads

Berita Lainnya