Bupati Cirebon H Imron Rosyadi saat menanyakan pelaksanaan sistem Sirudal kepada Direktur RSUD Arjawinangun, dr H Bambang Sumardi.

Bupati Cirebon Tinjau Pelaksanaan Pelayanan Sirudal di RSUD Arjawinangun

Ciremaitoday.com, Cirebon – Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi meninjau pelaksanaan pelayanan sistem informasi rujukan dan pendaftaran online (Sirudal) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Kamis (9/3/2023). Hal ini dilakukan, demi memastikan sistem pelayanan tersebut berjalan optimal.

“Iya saya langsung meninjau di RSUD Arjawinangun. Karena di sini sudah digulirkan sistem Sirudal, yaitu pelayanan aplikasi masyarakat,” ujar Imron, kepada wartawan usai melakukan peninjauan.

Menurutnya, beberapa bulan dari sejak pertama di launching pada Oktober 2022 lalu, penerapan sistem Sirudal direspon baik oleh masyarakat. Sistem Sirudal dapat mempermudah masyarakat saat akan berobat ke rumah sakit, sebab masyarakat atau pasien tidak perlu lagi antre seperti biasanya sebelum penerapan sistem tersebut.

“Saya mengecek sekarang, bagaimana pendapat-pendapat dari masyarakat tentang sudah digulirkannya sistem Sirudal. Alhamdulillah tanggapan masyarakat itu sangat positif sekali dengan adanya sistem Sirudal,” katanya.

Meski demikian, Imron tetap menyarankan pihak manajemen rumah sakit untuk terus mensosialisasikan sistem Sirudal kepada masyarakat. Sebab hingga saat ini, tak sedikit masyarakat masih belum mengtahui dan memahaminya.

Selain itu, Imron juga meminta pihak rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan. Salah satunya untuk menambah sarana prasarana yang ada.

“Kalau kita lihat di sini ternyata tempat ini perlu adanya apa penambahan. Karena pasien itu banyak, tempat yang ada sekarang ini kurang. Jadi ternyata di belakang itu ada lahan kosong, juga nanti kita bisa komunikasikan untuk bisa menambah ruangan,” ungkapnya.

Sementara Direktur RSUD Arjawinangun, dr H Bambang Sumardi menambahkan, inovasi aplikasi sistem Sirudal memang sengaja dikembangkan dan diterapkan di RSUD Arjawinangun. Tujuannya tak lain untuk mempermudah pelayanan masyarakat.

Pasalnya, selama ini pihaknya masih terus mendapati keluhan-keluhan dari masyarakat terkait terjadinya penumpukan antrean di pendaftaran. Bahkan ada juga masyarakat yang mengeluh terkait pelayanan yang lambat, serta jam praktik dokter di rumah sakit yang tidak pasti.

“Jadi selama ini memang ada keluhan-keluhan bahwa RSUD Arjawinangun ada penumpukan di pendaftaran, kemudian ada pelayanan lambat, dan jam dokternya juga enggak pasti,” ujarnya.

Namun setelah diterapkan sistem Sirudal, survei kepuasan masyarakat terkait pelayanan di RSUD Arjawinangun terus meningkat baik. “Nah dengan adanya aplikasi Sirudal ini kita bisa mengecek, bisa mendaftar tanpa harus antre, jadi cukup dari android di rumah saja,” jelasnya.(Joni)

Array
header-ads

Berita Lainnya