Caption: Kegiatan Rebana Expo pada 9 hingga 10 November di Gedung Negara, Cirebon. Foto: Ist

Begini Cara Pemprov Jabar Pikat Investor Lewat Rebana Expo

Ciremaitoday.com, Bandung-Pemprov Jabar terus berupaya menarik minat investor untuk menanamkan modalnya melalui Badan Pengelola Metropolitan Rebana (BP Rebana).

Kepala BP Rebana, Bernardus Djonoputro mengatakan, salah satu upaya menggaet investor yang dilakukan adalah menggelar Rebana Expo pada 9 hingga 10 November di Gedung Negara, Cirebon. Dia pun mengeklaim kegiatan itu berlangsung sukses.

“Rebana Expo berlangsung sukses,” katanya lewat keterangan resmi yang diterima pada Selasa (14/11).

“Investor hadir ke Investor Gathering setengah hari, Gala Dinner, dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Kampus ITB Cirebon, Bendungan Cipanas, Bandara Internasional Kertajati dan Pelabuhan Patimban,” sambungnya.

Pihaknya mencatat ada 100 pelaku usaha dan investor dari berbagai sektor seperti keuangan, pengembang properti, perusahaan teknologi energi terbarukan, hingga konsultan properti dunia yang hadir. Menurutnya, mereka tertarik untuk berinvestasi.

“Sebagai event Jemput bola, kami berhasil menyambut antusiasme investor ke Rebana. Minat investasi di Airport Kertajati, Pelabuhan Patimban dan kawasan-kawasan industri sangat tinggi,” ucapnya.

Rebana Expo 2023 juga memberi kesempatan para investor untuk berinteraksi langsung dengan para tim proyek yang ada di Kawasan Rebana. Mereka adalah para pemeran sentral dalam pengembangan kawasan. Mereka terdiri dari proyek kawasan industri, universitas hingga lokal SMEs.

Di antaranya, dari PT Pelabuhan Patimban Internasional, PT Suryacipta Swadaya, Kertajati Industrial Estate Majalengka, Taifa Industrial Estate, PT BIJB Aerocity Development, hingga Politeknik Manufaktur Bandung.

Caption: Kegiatan Rebana Expo pada 9 hingga 10 November di Gedung Negara, Cirebon. Foto: Ist

 

Bukan hanya investor. Rebana Expo pun berhasil menghadirkan Honorary Consul Austria & Hungary, Kepala Perwakilan JICA, Ketua New Zealand Indonesia Business Council, Ketua Kadin Kompartemen Italia/Eropa, Ketua Umum Apindo Jawa Barat, dan lain-lain.

Ajang Rebana Expo menjadi tonggak penting bagi wilayah metropolitan. Bersama ITB, turut ditandatangani pendirian Indonesian Center for Metropolitan Studies. Selain itu ditandangani kerjasama pengembangan teknologi hijau melalui tenaga surya dengan Xurya.

Bernie juga mengungkapkan, mulai tahun depan Wilayah Rebana sebagai Kesatuan ekonomi 7 kota kabupaten yang sinergitas akan memiliki Sustainability Report. Sustainability Report akan memberikan keyakinan kepada para investor maupun stakeholder tentang keseriusan BP Rebana mengelola aspek keberlanjutan dan ekonomi hijau.

“Bersama spesialis konsultan Greenwise dasar-dasar persiapan Sustainability Report mulai dijajakii tahun ini,” pungkasnya.

Kawasan Metropolitan Rebana sendiri mencakup Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Majalengka, Subang, Kuningan, Indramayu dan Sumedang.

Di Rebana bakal dihadirkan 13 Kawasan Peruntukan Industri (KPI). Yaitu KPI Patimban, Cipali Subang Barat, Cipali Subang Timur, Krangkeng, Patrol, Losarang, Balongan, Tukdana, Indramayu, Kertajati Jatitujuh, Jatiwangi, Butom, dan Cirebon.(*)

header-ads

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *