Tampak kondisi rumah warga mengalami kerusakan akibat angin kencang dan pohon tumbang di Kuningan, Jabar.

Angin Kencang dan Pohon Tumbang Akibatkan Sejumlah Rumah Warga di Kuningan Rusak

Ciremaitoday.com, Kuningan – Sejumlah rumah warga di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengalami kerusakan akibat angin kencang hingga tertimpa pohon tumbang. Hal itu dipicu adanya hujan yang turun dengan intensitas cukup tinggi yang disertai angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, rekapitulasi rumah terdampak bencana dan mengalami kerusakan masih tahap pendataan. Namun diperkirakan ada sekitar 20 rumah warga baik kategori kerusakan ringan maupun berat.

“Kita sampai hari ini masih assessment di lapangan untuk pendataan. Karena ada beberapa titik yang baru, sehingga petugas masih ada di lapangan,” kata Indra, Jumat (27/10/2023).

Dia mencontohkan, salah satu rumah dengan kondisi rusak berat menimpa warga di Desa Mekarjaya, Cimahi. Sebab bangunan tidak dapat ditinggali akibat rusak oleh pohon tumbang.

“Kondisi atap rumah itu roboh dan terbuka, karena belum diperbaiki maka belum dapat ditinggali. Itu karena angin kencang yang membuat pohon tumbang, kemudian menimpa rumah warga,” imbuhnya.

Sejauh ini, pihaknya berupaya untuk menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak kebencanaan. Sebab kebencanaan ini tak lain karena fenomena pancaroba atau peralihan musim.

“Jadi ini kan fenomena pancaroba. Karena pancaroba terjadi, biasanya peralihan musim baik dari musim kering ke basah atau sebaliknya,” katanya.

Menurutnya, salah satu indikasinya adalah hujan tidak lama namun disertai petir dan angin kencang. Termasuk pula jika hujan turun dengan intensitas lama, tapi dibarengi ada petir dan angin kencang.

“Akhirnya di beberapa waktu lalu, ada sampai kejadian beberapa rumah terdampak hingga mengalami kerusakan. Tapi ini belum merata intensitas hujan yang turun, dan yang menjadi tantangan sekarang kita masih di periode kekeringan karena masih ada desa yang membutuhkan air bersih, tapi saat sore hari kita dihadapkan pada cuaca yang tiba-tiba hujan,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya masih mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan. Karena sebaran hujan belum stabil dan merata di semua wilayah.

“Kalaupun turun hujan, intensitasnya itu tidak terlalu lama,” tukasnya.

Dia berharap, awal Desember 2023 sudah mulai turun hujan secara merata. Meski dari perkiraan BMKG sendiri, hujan diprediksi akan turun merata hingga tahun depan.(*)

header-ads

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *